10 Platform Headless eCommerce untuk UMKM Bikin Toko Online

10 Platform Headless eCommerce untuk UMKM Bikin Toko Online

Siapa bilang jualan online itu susah? Sekarang, dengan Headless eCommerce Anda bisa membuat website dan menjual produk digital lebih gampang!

Kok bisa? Yap, platform Headless eCommerce menghilangkan beban pengelolaan server yang terlalu berat. Selain itu, tampilan front-end juga bisa dikembangkan lebih praktis tanpa khawatir semua halaman website ikut terdampak saat loading.

Wah, inilah sebabnya, kini makin banyak toko online yang dikembangkan dengan Headless eCommerce.

Ingin tahu apa saja contohnya? Dan, manakah platform Headless eCommerce yang paling populer? Agar lebih jelasnya, yuk baca dulu informasi di bawah ini sampai tuntas, ya..

Mengenal platform Headless eCommerce.

Bisnis eCommerce mulai dari real estate hingga agen travel, sekarang membuat website dengan platform Headless eCommerce. Mereka sengaja memisahkan teknologi frontend dan backend agar kecepatan website makin maksimal.

Kunci utama dari Headless eCommerce adalah semuanya berjalan di sisi klien (client), dan tidak ada lagi komponen yang mengacu ke sisi server. Ini artinya, seluruh bagian website, termasuk halaman etalase, halaman produk, proses checkout, dll. – semuanya berjalan di sisi klien dalam antarmuka API.

Hal inilah yang membuat developer website bisa menciptakan pengalaman pengguna/UX (User Experience), tanpa dibatasi oleh desain struktur atau alur website pada umumnya.

Strategi ini memungkinkan bisnis membuat desain yang lebih fleksibel dan lebih mudah untuk mengembangkan aplikasi atau website sesuai kebutuhan perusahaan. Headless eCommerce yang paling populer adalah eCommerce B2B (business to business), di mana perusahaan menjual produk langsung ke perusahaan lain. Jadi, bukan menjual produk langsung ke konsumen.

Keuntungan utama bagi retailer yang memakai platform Headless eCommerce adalah bisa mengelola sendiri data produknya. Termasuk, mengelola informasi di berbagai channel penjualan secara mandiri.

Oke, mari kita lihat daftar nama platform Headless eCommerce yang ada di pasar saat ini. Dan kenapa sih, mereka banyak dipilih di antara pesaing lainnya?

Daftar contoh platform Headless eCommerce Terpopuler Saat Ini.

Berikut adalah rincian singkat dari masing-masing platform Headless eCommerce dan beberapa keunggulannya:

1. BigCommerce.

Dirancang berbasis Cloud, BigCommerce merupakan platform Headless terkemuka untuk mendukung berbagai saluran penjualan alias omnichannel. Terutama, bagi UMKM yang memiliki toko online.

Dengan aplikasi BigCommerce, maka UMKM bisa membuat toko online dengan mudah dan mengelola persediaan barang di toko fisik maupun toko virtual.

Keunggulan BigCommerce di antaranya terdapat 300 extension dan desain template yang siap pakai. Jadi, BigCommerce memberi fleksibilitas dari segi desain website toko online yang diinginkan.

Selain itu, ada berbagai fitur menarik yang lengkap. Bahkan, bisa mengakomodir order dalam volume yang cukup besar. Termasuk, mengelola kampanye pemasaran, stok barang, order barang, produk, dan sebagainya.

2. Commercetools.

Selanjutnya, contoh platform Headless eCommerce yang bisa dijadikan inspirasi adalah Commercetools. Sesuai namanya, memang platform ini menjadi salah satu yang terbaik.

Aplikasi ini mudah dipakai dan antarmukanya intuitif. Sehingga, bisa mendukung UMKM berjualan online dalam waktu yang cepat. Di sisi lain, dari segi fitur juga cukup mumpuni. Terdapat pengelolaan pesanan dan stok barang, memproses  pembayaran, pengiriman barang, dan lainnya.

Semuanya, bisa dilakukan tanpa harus ribet membuat banyak website atau sistem back-end sendiri. Cukup beberapa klik, toko online UMKM siap dijalankan!

3. Fabric.

Selanjutnya adalah platform Fabric yang mendukung bisnis B2B. Fabric dapat membuat, memasarkan, sekaligus mengembangkan toko online UMKM untuk mengarahkan lead traffic dan meningkatkan konversi.

Layanan fiturnya cukup mengesankan, mulai dari keunggulan API REST yang modern, kemudahan integrasi, front-end open source, serta back-end yang bisa dikembangkan lebih cepat ketimbang platform lainnya.

4. Salsita Software.

Ingin solusi Headless eCommerce yang scalable, tanpa mahal? Dengan Salsita, Anda dapat fokus pada hal yang paling penting, yaitu mengembangkan bisnis Anda!

Dengan pengalaman bertahun-tahun di industri komersial, tim ahli Salsita telah membangun beberapa platform paling inovatif. Selain itu, tim ahli mereka tersebar di seluruh dunia untuk berkolaborasi memberikan yang terbaik para pengguna.

5. Shopify.

Nah, kalau nama Shopify, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat milenial. Pasalnya, sejak lama, Shopify menjadi platform terkemuka dalam eCommerce berbasis Cloud multi-channel.

Dengan Shopify, siapa saja bisa membuat toko online, apalagi untuk bisnis kecil, UMKM, bisnis berkembang, dan perusahaan lainnya. Di Shopify, tersedia berbagai fitur yang dibutuhkan untuk jualan online, jualan di media sosial, hingga jualan langsung di toko fisik.

6. Acro Media.

Platform keenam yang bisa dipertimbangkan pelaku UMKM adalah Acro Media. Bila Anda sudah pernah mendengar tentang CMS Drupal, maka inilah platform yang dikembangkan berbasis teknologi Drupal.

Keunggulan Acro Media adalah modul open source atau bisa dikembangkan tanpa lisensi apapun untuk membuat website dan aplikasi. Mulai dari segi tampilan, panel, ubercart, dll, semuanya berbasis open source, sehingga desainnya juga lebih unik dan bebas pakai.

Acro Media mengintegrasikan platform eCommerce online dengan sistem manajemen konten atau Content Management System (CMS) kelas dunia untuk memastikan kesuksesan bisnis online Anda.

7. Elasticpath.

Bila ingin melebarkan sayap multi-website, B2B, dan B2C, Elastic Path harus menjadi pertimbangan Anda. Aplikasi ini memudahkan pelaku UMKM menjual online di berbagai saluran. Seperti etalase website, media sosial, hingga berjualan via perangkat seluler.

Elastic Path memberdayakan perusahaan eCommerce untuk membuat, meluncurkan, menyampaikan, dan mengoptimalkan pengalaman belanja online yang menarik di berbagai situs. Dengan Elastic Path, pebisnis dapat mengelola produk, merek, kategori, dan saluran mereka cukup di satu platform.

8. Magento Commerce.

Sama seperti Acro Media yang berbasis open-source technology, Magento juga dikenal dengan alasan yang sama. Dirancang untuk pengalaman digital dan ritel omni-channel, sehingga pelaku usaha bisa mudah mengelola penjualan dari satu antarmuka saja.

Mulai dari katalog produk hingga keranjang belanja, stok barang, manajemen pesanan, purchasing, dan layanan pelanggan. Semuanya komplit tersedia!

Platform Magento juga menawarkan pengalaman belanja digital terbaik bagi konsumen dengan konten produk atau rekomendasi promo barang yang menarik. Selain itu, dengan Magento Commerce, pebisnis bisa memilih dari berbagai cara untuk meningkatkan penjualan online mereka.

Hal ini karena, Magento dilengkapi integrasi layanan data dan analisis marketing dari Adobe Target maupun Google Analytics. Magento Commerce juga menyediakan serangkaian API yang berlimpah agar toko online yang Anda buat semakin mudah dikembangkan.

9. Arcadier.

Arcadier membantu pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha secara online. Platform ini dapat mengoptimalkan seluruh proses pengiriman barang. Mulai dari menerima pesanan, mengemas pengiriman keluar, dan melacak pengiriman menggunakan teknologi modern.

Bahkan, Arcadier dapat menghubungkan pelanggan, agen, dan pemasok pada satu platform untuk memfasilitasi perdagangan barang pada setiap prosesnya. Jadi, meskipun minim pegawai atau bahkan sedikit karyawan, UMKM bisa menjual dan menjalankan bisnis secara mudah.

10. Kentico Content.

Kalau Anda ingin menjual produk digital dengan mudah dan cepat, Kentico bisa diandalkan. Produk digital maupun barang fisik, dapat dijual dengan website yang dibuat berteknologi Headless eCommerce.

Kentico Content memungkinkan Anda dengan mudah membuat dan mengelola berbagai pengalaman berbelanja untuk pelanggan. Termasuk katalog produk, toko online, landing page, dan kampanye promosi.

Hebatnya lagi, Anda bisa memakai copywriting intuitif dari Kentico Cloud agar bisa membuat konten yang menarik dan interaktif. Misalnya, melalui asisten digital, voice/ suara, atau sentuhan. Pastinya, konten-konten yang kreatif seperti ini akan membuat pengalaman belanja konsumen akan semakin menyenangkan.


Nah, demikianlah sepuluh contoh platform Headless eCommerce yang ada saat ini dan bisa dijadikan inspirasi untuk membuat toko online UMKM. Fitur-fitur yang inovatif, modern, serta atraktif, akan sangat mendukung strategi marketing bisnis Anda.

Dari kesepuluh platform Headless eCommerce di atas, kira-kira apakah ada yang cocok untuk usaha Anda? Pertimbangkan dengan cermat terlebih dulu, platform mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan segera rencanakan migrasinya!

Mudah-mudahan Anda bisa mendapatkan manfaat dari artikel yang kami sampaikan ini, ya. Dan, jika Anda butuh bantuan atau ada pertanyaan tentang penerapan landing page atau toko online berbasis Headless eCommerce, silakan hubungi email: bantuan@mayar.id, kami akan segera membalas secepatnya di jam kerja.

Source img: Photo by Roberto Cortese on Unsplash