Cara Membuat Webinar Berkesan dengan Zoom Meeting

Cara Membuat Webinar Berkesan dengan Zoom Meeting

Jika Anda penyelenggara webinar atau pembicara dalam Zoom Meeting, tentunya ingin terlihat dan terdengar mengesankan bagi audiens, benar?

Apalagi, presentasi yang dilakukan secara online jarak jauh atau virtual. Konten atau materi yang disampaikan harus benar-benar profesional yang mampu mewakili brand atau tujuan marketing Anda.

Berikut adalah beberapa strategi untuk menciptakan webinar menggunakan aplikasi Zoom agar memberikan kesan mendalam bagi audiens.

1. Kamera setinggi bahu.

Usahakan agar kamera atau webcam menghadap setinggi bahu, sehingga wajah Anda dapat terlihat persis berhadapan dengan audiens. Anda akan terlihat lebih muda, lebih proporsional, dan lebih menarik jika terlihat dari arah depan.

Sebaliknya, hindari menyorot kamera dari arah bawah, samping, atau memposisikan kamera setinggi pinggang. Sebab, hal ini dapat membuat Anda terlihat lebih gemuk dan kurang atraktif.

Bila perlu pakai fitur Preferences, klik “Video”, lalu klik “Touch up my appearance” untuk penampilan terlihat lebih muda secara instan.

2. Eye-contact dengan kamera, bukan layar.

Patut disadari, cobalah untuk menatap langsung ke kamera, bukan jendela yang tampil di layar. Posisikan power-point atau materi persis di bawah kamera. Jadi, Anda seolah-olah menatap langsung ke audiens. Ini akan menciptakan eye-contact dan hubungan yang lebih akrab dengan audiens.

Posisikan kamera agar berada di tengah. Kebanyakan pembicara saat meeting di Zoom, malah menempatkan diri di tengah layar atau sepertiga bawah. Hindari memiringkan layar terlalu ke bawah jika Anda memakai webcam.

3. Membuat studio yang layak.

Jarang disadari, beberapa pembicara melupakan tentang background yang terlihat berantakan. Padahal, ini sangat penting agar Anda selalu menjadi perwakilan brand Anda.

Susun lemari atau rak buku dengan baik agar terlihat rapi dan menarik. Tutup pintu, serta gunakan ring light agar wajah Anda tampak jelas.

Tak lupa, pasang senyum agar terkesan lebih santai dan suasana jadi lebih menyenangkan. Berlatihlah tersenyum, atau bila perlu pasang tulisan “jangan lupa tersenyum” di atas monitor agar Anda selalu mengingat hal remeh tapi berguna ini.

Selama melakukan presentasi webinar, Anda bisa memakai TV layar besar untuk menampilkan slide yang mewakili brand Anda. Atau, bisa juga meletakkan benda-benda yang menarik sebagai pajangan. Bisa berupa  buket bunga, tanaman hias, buku-buku, atau peralatan lainnya agar Anda terlihat unik dan mengesankan.

4. Mulai memperkenalkan diri.

Selanjutnya, buka presentasi webinar dengan menjelaskan biografi secara singkat. Setidaknya, agar audiens mudah mengingat siapa Anda dan apa yang Anda lakukan.

Sebagai contoh: “Halo, saya Indri, dan saya akan mengubah kekuatan super Anda menjadi sebuah brand yang sangat menguntungkan, memikat para audiens, dan menghasilkan uang secara cepat. “

Lalu, sampaikan beberapa kalimat singkat yang menjadi “jembatan” atau bridging antara Anda dan audiens.

Contohnya, “Jika Anda sudah sering menghadiri webinar atau Zoom Meeting dan presentasinya bikin ngantuk atau ngebosenin, inilah jawabannya! Video ini akan membantu Anda membuat konten berkualitas yang terlihat dan terdengar luar biasa.”

5. Ikuti aturan 7 menit.

Apa itu aturan 7 menit? Secara sederhana, otak manusia cuma bisa mempertahankan fokus selama 7 menit. Cari tau bagaimana agar konten dan materi yang Anda sampaikan bisa tetap diperhatikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Siapkan materi yang singkat tapi padat, persiapkan dengan video, gambar, animasi, dan lainnya.

Kemudian, sampaikan materi Anda dengan suara yang jelas dan jernih. Caranya? Pilih jenis mikrofon USB yang bagus dan berkualitas. Sebab, kebanyakan orang tidak menyadari kalau 80% persepsi kualitas video webinar akan dipengaruhi oleh kualitas suara pembicara.

6. Berikan transkrip dan buat kesan tak terlupakan.

Terakhir, berikan transkrip webinar Anda kepada audiens untuk menciptakan nilai dan memudahkan audiens untuk mempelajari ulang.

Di aplikasi Zoom terdapat sejumlah fitur otomatis untuk mengunggah dan menyalin hasil Zoom Meeting ke format teks atau transkrip lengkap serta mampu mengenali suara pembicara secara real-time.

Selain itu, jangan lupa untuk mengajak audiens tetap terlibat. Misalnya, ajak mereka untuk mengetik di kolom chat atau menulis sesuatu agar mereka tetap fokus dan memperhatikan presentasi Anda.


Nah, itulah beberapa tips menyelenggarakan webinar melalui aplikasi Zoom yang bisa meningkatkan keuntungan Anda. Cek panduan Layanan Webinar dari Mayar ini agar Anda bisa membuat halaman webinar, semudah sekali klik. Atau, baca artikel Membuat Webinar dan Kelas Online Berbayar dengan Mayar untuk info selengkapnya.

Buktikan kecanggihan Mayar sekarang, klik tautan ini untuk coba GRATIS selama 30 hari.