Mudah & Cepat, 5 Alternatif Penggalangan Dana bagi Yayasan

Mudah & Cepat, 5 Alternatif Penggalangan Dana bagi Yayasan

Di tengah pembatasan jarak selama pandemi, yayasan atau organisasi non profit kemungkinan besar akan memilih pengumpulan donasi secara online. Akan tetapi, meski begitu, kadang tetap saja donasi yang terkumpul tidak terlalu banyak atau belum memenuhi target kebutuhan yayasan.

Walaupun sudah ada beberapa kelonggaran mengenai acara atau event tatap muka dari pemerintah, namun tetap saja, penggalangan dana secara online lebih aman demi menghindari risiko penyebaran virus.

Di samping itu, ternyata donasi online turut menunjukkan pertumbuhan minat yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Donatur lebih suka memberikan donasi atau sumbangan lewat berbagai platform digital karena kemudahan dan kepraktisannya.

Jadi, kalau yayasan atau organisasi non profit Anda sedang menggalang dana untuk sosial, mungkin inilah saatnya memulai solusi alternatif secara digital!

Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan? Yuk, simak daftar ide-ide solutif berikut ini..

1. Jual merchandise untuk mengumpulkan donasi.

jualan kaos untuk donasi

Sebagai langkah awal untuk menggalang donasi secara sukarela dan menarik minat donatur, Anda bisa menggunakan merchandise yang banyak dipakai masyarakat umum.

Sebagai contoh adalah kaos atau T-shirt. Kaos adalah pakaian sejuta umat, hampir semua orang menggunakan kaos. Mulai dari anak-anak, sampai orang dewasa, tua – muda, laki-laki maupun wanita.

Sekarang, kaos apa yang dijual? Tergantung pada tema donasinya. Misalnya, katakanlah kaos bertema penggalangan donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru. Maka bisa membuat kaos bertuliskan, “Pray for Semeru”, “Kami Bersama Korban Semeru”, “Bersama Kita Bisa”, dan lainnya.

Atau, jika katakanlah, donasi ditujukan untuk para penyintas COVID-19, misalnya. Maka, bisa membuat kaos dengan tema, “Indonesia vs COVID-19”, “Together We Can”, dan masih banyak lagi tema lainnya.

Selain kaos, berikut ini beberapa merchandise yang bisa dijual untuk mengumpulkan donasi:

· Perlengkapan sekolah seperti pulpen, pensil, buku catatan, atau penghapus.

· Mug, handuk, bingkai foto, poster.

· Ransel, kotak makan siang.

· Stiker, gelang, dan mainan edukatif.

· Kaos berlogo yang mewakili warna, maskot, atau tulisan tertentu.

Faktanya, menjual kaos atau t-shirt adalah salah satu cara paling menguntungkan bagi yayasan dalam mengumpulkan donasi. Karena, kaos bisa dipakai dan nantinya juga ikut menyebarkan kampanye secara tidak langsung.

Anda bahkan bisa menjual kaos atau merchandise tersebut di eCommerce secara otomatis dalam hitungan menit. Jualan produk apapun di Mayar.id sekarang semudah menggerakkan jari. Sebab, mulai dari katalog instan, cetak label, penjemputan kurir, hinga perhitungan harga, semuanya otomatis.

2. Kelas virtual.

kelas virtual 

Dengan begitu banyak gambar makanan menggiurkan yang berseliweran di Instagram, kenapa tidak membuat kelas memasak virtual untuk audiens Anda?

Sebagai contoh, Anda bisa membuat kelas online di Facebook Live atau Instagram Live, misalnya?

Anda gak jago masak? Tenang aja! Coba kolaborasi atau undang chef profesional untuk mengisi kelas memasak virtual berdurasi 1 jam per sesi.

Tak perlu repot soal transportasi atau akomodasi. Karena kelas virtual, maka chefnya juga mengajar secara online dari rumahnya.

Kalau Anda gak hobi memasak atau bidang kuliner, jangan khawatir! Masih banyak kelas virtual lainnya yang menarik dicoba. Seperti yoga, meditasi, olahraga, merajut, menjahit, desain grafis, atau apa saja? Pikirkan tentang apa yang paling disukai audiens saat ini atau sedang trending. Siapa tahu, bisa mendatangkan donasi bagi Anda.

Agar audiens tertarik mengikuti pengumpulan dana ini, tawarkan sistem donasi berjenjang. Misalnya, jika memberi sumbangan lebih dari Rp 50 ribu, maka mendapatkan voucher belanja atau merchandise cantik.

3. Webinar.

webinar

Banyak organisasi atau yayasan telah mengadakan webinar untuk membuat audiensnya tetap up to date. Selain informatif, webinar juga bisa menjadi alat penggalangan dana yang efektif, lho!

Yang perlu Anda lakukan adalah menghubungi pembicara, tenaga ahli, atau pakar, maupun pemimpin komunitas tertentu, agar mereka mau berbicara di webinar Anda. Misalnya, tentang tema terkini atau isu yang sedang trending saat ini.

Biasanya, para pakar atau tenaga profesional akan bersedia menyumbangkan keahlian dan pemikiran mereka dalam webinar dengan biaya rendah.

Jangan lupa, jelaskan pada pembicara bahwa Anda membuat webinar untuk tujuan pengumpulan dana kemanusiaan atau sosial.

Selain itu, agar lebih banyak audiens yang berpartisipasi dalam webinar, tawarkan donasi berjenjang seperti door prize, merchandise, atau voucher sehingga hasil donasi lebih maksimal.

4. Kampanye media sosial.

kampanye media sosial

Sekarang, masyarakat modern lebih sering menghabiskan uang di media sosial. Jadi, yayasan atau lembaga non profit juga harus memanfaatkan saluran media sosial dengan baik.

Mulailah dengan membuat strategi media sosial. Pilih platform mana yang akan Anda fokuskan? Apakah Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, atau platform lainnya?

Cari informasi dimanakah audiens potensial Anda sering menghabiskan waktunya di medsos. Kalau semisal, mereka lebih sering berada di Facebook, buatlah konten yang menarik di Facebook.

Di media sosial, konten visual berkuasa. Jadi, pastikan konten yang dibuat adalah berkualitas dengan gambar dan video beresolusi tinggi untuk menceritakan kisah dibalik penggalangan donasi, menyentuh emosional, dan memberikan dampak yang besar.

Arahkan followers ke halaman donasi melalui postingan di media sosial. Usahakan untuk memanfaatkan kemampuan platform tersebut dengan mempertimbangkan yayasan.

Sebagai contoh, Facebook memungkinkan pengguna yayasan atau organisasi non profit membuat Penggalangan Dana atau mengumpulkan dukungan untuk tujuan tertentu.

Sementara, di Instagram, pengguna bisa memberikan donasi langsung dari Profil, atau cukup menambahkan stiker “Donasi” ke stories. Bisa juga dengan menautkan URL langsung ke halaman donasi dari stories.

5. Event online.

lomba fotografi

Sekarang, hampir semua kegiatan atau event diadakan secara virtual. Bukan hanya rapat virtual untuk perusahaan, tetapi event penggalangan dana juga dilakukan secara online.

Bukan tanpa alasan, event online menyenangkan, mudah, dan interaktif. Bahkan, audiens juga rela membayar atau menyumbangkan donasi untuk mengikuti event online tersebut.

Berikut beberapa ide event online untuk penggalangan dana:

· Acara adu bakat.

Event online ini mirip seperti acara “Indonesian Idol” atau “Indonesia Mencari Bakat”, hanya saja versinya bisa dibuat lebih sederhana. Dan biarkan audiens yang memilih pemenangnya.

· Lomba  fotografi.

Minta peserta untuk membagikan hasil jepretan yang paling keren. Bisa berbagai kategori seperti: foto alam, hewan peliharaan, burung, bunga, atau makanan.

· Lomba kostum/ cosplay.

Tantang audiens atau peserta untuk berdandan dengan kostum yang se-menarik mungkin. Lalu, minta mereka mengunggah ke Instagram dan penggalangan dana akan semakin cepat viral.

· Acara seni/ konser musik.

Musik dan seni adalah bahasa universal yang disukai semua orang. Sebagai contoh, Anda bisa mengadakan lomba mural atau grafiti, konser musik mini, pameran foto virtual, dan lainnya.

Membuat Formulir Donasi yang Sederhana dan Praktis.

buat formulir donasi yang mobile-friendly

Agar pengumpulan donasi semakin efektif, pastikan formulir donasi online Anda juga mudah digunakan audiens.

Hindari mengisi terlalu banyak kolom, karena hal ini bisa membuat donatur jadi kesulitan atau bahkan membatalkan niatnya memberikan sumbangan.

Lihat Contoh Penggalangan Dana ini:

Formulir donasi bisa sesederhana kolom terdiri dari email, nama, no telepon, jumlah donasi, dan pesan singkat. Selanjutnya, donatur bisa klik tombol “Bayar Donasi” untuk melanjutkan prosesnya.

Yang terpenting lagi, pastikan formulir donasi online Anda bersifat responsif dan mobile-friendly. Artinya, formulir bisa dibuka dengan mudah lewat smartphone. Hal ini mengikuti gaya masyarakat modern di era digital yang sangat mengandalkan smartphonenya dalam beraktivitas.

Mulailah penggalangan dana online untuk yayasan Anda sekarang!

Penggalangan Dana untuk Eli

Laman Penggalangan Dana untuk Eli

Penggalangan dana online atau donasi virtual sudah bukan konsep baru di zaman sekarang. Dengan koneksi internet, kini donatur bisa menyisihkan uangnya untuk yayasan amal atau organisasi non profit semudah sekali klik tombol!

Di Mayar.id, Anda bisa menggalang dana untuk yayasan secara virtual dengan berbagai cara. Seperti menjual merchandise di eCommerce dalam 2 menit, langsung siap jualan, membuat webinar, landing page, dan masih banyak lagi solusi alternatif lainnya.

Jika Anda ingin mencoba penggalangan dana secara virtual yang inovatif untuk menjangkau donatur dimanapun dan kapanpun, temukan solusinya di platform Mayar.id.

Mayar.id hadir di sini untuk membantu Anda mengumpulkan donasi secara online. Dengan formulir donasi yang intuitif, simpel, dan Anda bisa segera memulai prosesnya dengan cepat. Bila ada pertanyaan atau butuh bantuan terkait membuat laman penggalangan dana, silakan email ke bantuan@mayar.id.

Source img: Photo by Chris Montgomery on Unsplash